Sujud Syukur

Saya terkadang sering merasa sangat jauh sekali dengan Allah SWT ketika bergelimpangan dengan dosa. Namun juga sering merasa aman dan damai serta terasa dekat dengan Nya ketika beribadah dan selalu menjauhi dosa. Dan disaat itulah saya tidak khawatir dengan berbagai tantangan hidup yang aku jalani.,

Sekedar pembaca tahu. Saya sekarang punya seabrek aktivitas. Mulai dari organisasi yang baru terbetuk seperti ISRC (Islamic Student Research Community), ngajar di IES (International English School) dan nyiar di Antero 101.6 FM. Dari semua itu yang aku jalani, aku tidak boleh jauh dengan Allah SWT. KarenaNya lah aku seperti ini sekarang. dan aku bersyukur.

Seperti waktu itu, di IES, aku dikasih kelas baru yang harus aku ngajar. Di kelas itu banyak sekali orang dewasa dan bahkan ada yang seumuran dengan saya waktu itu. Jadi aku harus betul-betul mempersiapkan mental. Dan sesudah shalat aku selalu berdoa kepada Allah SWT agar aku dimudahkan oleh Allah SWT dalam mengusai kelas dan siswapun sengan dengan aku dan mengerti apa yang aku jelaskan. Aku selalu berjanji bila setiap pertemuan di kelas tersebut sukses aku berjanji untuk sujud syukur. atau istilahnya bahasa aceh “kaoi” (hajat).

Dari beberapa hari aku peraktekkan Alhamdulilah berhasi baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s