Good bye, Ramadhan

Ramadhan 2012

Lebaran dan puasa ramadhan baru saja selesai. Namun, perasaan sedih sangat benar-benar terasa. Terlalu banyak hal, sangat banyak bahkan, ibadah-ibadah yang belum saya lakukan di bulan itu. Bahkan banyak juga shalawat tarawih yang bolong.

Entah kenapa Ramadhan kali ini benar-benar aneh bagi saya. Ibadah sulukpun tidak sempat lagi. Yang bisanya saya ikut sperti waktu yang lalu. Dan baru tersadar ketika pas mau dekat dengan lebaran. Terasa sekali seperti melewati satu tempat, yang seharusnya saya mengambil sesuatu, tapi tidak sempat. Harapan besar dan doa saya selalu semoga bisa berjumpa dengan Next ramadhan.

Sepertinya, kalau boleh jujur, saya lebih nyaman bila melaksanakan ibadah ramadhan di Banda Aceh, dari pada di kampung halaman. Jarang sekali saya pulkam (pulang kampung) lebih awal. Hanya kali ini saja lebih awal pulkam. Karena waktu itu, adik saya, ichsan, pergi ke Banda Aceh bawa mobil, pas pulang, ya ikut ajalah sekalia pakek mobil.

Kebosanan adalah hal yang sangat menyiksa saya di kampung. Di sana benar2 bosan kalau udh lewat 3 hari, biasanya. Mungkin itulah penyebabnya saya jarang dan malas pulkam tanpa ada alasan. Sementara,kangen, adalah belum bisa menjadi alasan yang kuat yang membuat saya pulkam.

Anehnya, dan memang sangat aneh juga bagi saya, adalah sikap saya. Untuk berangkat, berangkat pulang ataupun balik, ada rasa malas dalam dirinya. Benar2 sangat malas untuk bersiap-siap berangkat. Sangat-sangat malas sebenarnya. Kalau sudah pulkam pun, malas juga balik ke Banda Aceh.

Mungkin begitulah karakter orang dalam perauntauan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s