80 Kilogram, rekor baru.

Bisa dikatakan alhamdulillah. Walau sebagian orang menganggap itu sudah sangat gendut sekali. Dan saya memang menyadarinya. Namun, apa hendak dikata, tubuh saya mintanya begitu. Ya syukuri saja.

Memang, kalau boleh jujur, saya sempat kaget waktu timbangin berat badan sampe angka 80 Kg. Ngak pernah sampai segitu seumur hidup saya. Sampai-sampai mama juga bilang suruh diet. Adik saya juga gitu bilangnya. Tapi, saya jawab waktu itu, bahwa saya tunggu naik sampai angka 100 Kg aja baru diet. Hehehe😀

Ada beberapa orang yang pernah saya tanyain tentang diet. Termasuk salah seorang teman yang dokter. Ia bilang bahwa diet itu bukanlah tidak makan, tetapi menjaga pola makan. Orang yang tidak menjaga pola makan, ya wajar saja mengalami kegemukan. Memang sih, saya juga mengakui kalau pola makan saya salah. Coba bayagin, saya makan sarapan nasi di pagi hari, terus siang makan lagi nasi. Sore hari, jajan. Malamnya, makan malam lagi. Biasanya setelah magrib. Terus, seputaran jam 10 malam, udah lapar lagi. Ataupun sebelum tidur makan lagi. Tidurpun juga sering telat selama satu bulan terakhir ini.

Walau saya sadar tentang pola makan atau pola hidup yang buruk, anehnya pingin ngak usah diet. Saya lebih suka alami. Apapun itu. Ya…sekarangpun saya pikir,ngak mesti diet ketat gitulah. Lebih alami aja gitu. Karena saya yakin, itu berat badan juga bakalan turun lagi. Apalagi dengan kondisi hidup di rantau orang.🙂

Namun, saya juga sedih melihat orang lain. Mereka yang mengalami kegemukan pada usia 30 tahun keatas. Saya berpikir apakah mereka sanggup turunin berat  badan dengan olah raga. Kalau anak muda, okelah. Tapi kalau orang yang sudah tua, sungguh sangat susah juga nurunin berat badan dengan olah raga.

Pemikiran kayak gini sih sebenarnya saya dapat dari teman dekat dan dekat kali 😉 alias p***r, dulu. Ia pernah saranin dan selalu bilang untuk jaga pola makan biar tidak gemuk. Karena, katanya, kalau sudah gemuk, untuk turunin belum tentu sanggup, apalagi nanti kalau sudah berumur. Masuk akal juga saya pikir.

Mengenai berat badan, sebenarnya saya nggak mau ambil pusing. Karena bagi saya, sukanya ya alami aja, gitu. Tubuh saya sering naik berat badannya. Kadang juga turun. Pokoknya naik-turun. Jadi, saya tidak terlalu mempersoalkannya, sih.

Ilustrasi orang gendut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s