Hanya Engkau

Goresan Pena: Rahmat Hidayat

Kepada Engkau ku berharap…

Kepada Engkau ku mengadu..

Continue reading Hanya Engkau

Advertisements

Curhat kemana? (akhirnya ku memilih)

Memilih

Setelah saya diberikan waktu untuk memilih, maka saya juga berusaha mencari tahun mana yang terbaik. Waktu itu saya juga hubungi teman-teman dan sharing. Yang ingin saya tanyakan ke mereka adalah pendapat saja. Tidak lebih dari itu. Karena yang saya yakini adalah tidak ada manusia yang mampu menyelesaikan masalah. Banyak teman-teman yang dekat dengan saya tahu bahwa saya tidak pernah curhat dengan siapapun. Continue reading Curhat kemana? (akhirnya ku memilih)

Terlalu banyak pilihan kadang juga bisa bingung

Sebelumnya saya sudah menulis tentang pemanggilan dari LP3I untuk menjadi bagian dari mereka. Saya sudah diwawancara kembali. Tepanya sih bukan wawancara tapi tawaran. Terlihat sekali mereka lagi kesulitan. Namun, justru hal yang sangat sulit saya alami ketika dihadapan untuk memilih.

Jujur saja, saya sebenarnya dari semenjak remaja, selalu diberikan kebebasan dalam memilih apapun. Orang tua saya selalu bilang, “kalau itu memang baik ambil saja”. Mereka tidak pernah memaksa saya untuk memilih apapun. Semenjak saya ingin masuk perguruan tinggi pun juga begitu. Waktu itu, saya lewat di Jurusan Komunikasi Penyiaran (IAIN), TEN/ Bahasa Inggris (IAIN), Teknik Mesin (USK). Lagi-lagi orang tua saya memberikan kebebasan untuk memilih.

Bagi kebanyakan orang, mungkin menganggap itu hal yang baik. Namun, Continue reading Terlalu banyak pilihan kadang juga bisa bingung

The Second Change (kesempatan ke-2)

Hari sabtu kemarin, saya ditelpon oleh sekretaris LP3I langsa. Terkejut juga lihat nama ditelpon terulis “lp31emilangsa”.  Waktu itu saya tidak langsung angkat. Kepala saya langsung mikir. “Apa maksudnya ini?”. Saya langsung teringat hal yang terjadi setahun yang lalu.

Waktu itu, saya pernah mendaftar sebagai instruktur di LP3I langsa. Saya ikuti tesnya, Continue reading The Second Change (kesempatan ke-2)