Ketagihan Al-Kahfi

Beberapa waktu yang lalu sudah pernah saya share tentang Surah dalam Al-qur’an yang menjadi favorit saya. Boleh baca lagi di sini dan di sini. Sekarang saya ingin tentang salah satu surah Al-Qur’an juga yang membuat saya suka dan suka sekali membacanya. Yaitu surah Al-Kahfi.

al-quran-al-kahfi
Surah Al-Kahfi

Surat Al-Kahfi ini, kalau boleh jujur, memang merupakan surah yang panjang. Selain itu, ia juga punya bacaan-bacaan yang jarang ada pada surah yang lain. Ini opini saya.  Bagi orang yang belum terbiasa membaca surah ini, maka harus benar-benar fokus melihat kalimat-kalimat yang ada dalam surah tersebut. Saya, dulunya, juga memang butuh waktu untuk membaca secara lancar surah ini. Terkadang ada rasa bosan, bila salah terus menerus ketika baca. Ulang lagi dan ulang lagi. Namun, ketika udah mulai dapai ritme bacaan yang lancar, saya udah mulai ketagihat untuk terus membacanya. Asyik. Syahdu dan terasa damai.

Gaya bacaan Al-Qur’an saya adalah tartil. Saya baca sesuai mad/panjang pendeknya bacaan namun tidak berirama karena saya tidak belajar irama. Lebih suka membaca tartil. Dengan membaca tartil, saya mudah menjaga nafas dan mudah dalam mengkhatamkannya. Ini saya lakukan semenjak saya di dayah dulunya.

Oya, harmpir lupa. Saya rencana mau share tentang Al-Kahfi. Tapi, saya tidak share tentang kisah Al-Kahfi tersebut. Sudah banyak orang yang membahasnya. Saya pingin share tentang cara saya membaca surah ini. Dimana biasanya ketika membaca ini surah, saya menghabiskan waktu selama 45 menit. Ini saya atur sedemikian rupa agar mudah menjaga waktu saya yang lain dalam beraktivitas. Bila selesai shalat dan saya ingin membaca Al-Kahfi, saya harus pastikan memiliki waktu 45 menit. Bila saya tidak punya waktu sebanyak itu, maka saya beralih pada surah lain, seperti surah Ar-rahman yang sudah saya hafal (10 menit), atau surah Al-waqiah (kurang 10 menit), ataupun Al-Muluk (10 menit) or Yasin Fadhilah (+/- 30 menit).

Seperti semalam, saya bisa membaca Al-Kahfi dalam waktu 45 menit. Ketika selesaipun, Azan Insya langsung berkumandang tepat setelah saya selesai ayat terakhir. Alhamdulilah. Damai dan ketenangan segera saja terasa sangat di dalam dada. Alhamdullah. Rasa yang begitu syahdu. Tenang sekali.

However, saya masih butuh guru yang bisa memberikan ijazah surah Al-Kahfi ini. Karena memang bakalan beda sekali rasanya bila sudah menerima ijazah sang guru. Seperti ijazah surah Yasin Fadhilah yang sudah saya dapatkan. Rasanya memang sangat luar biasa setelah membacanya. Semoga Allah mengizinkan saya untuk mendapatkan ijazah tersebut dan semoga Allah juga terus mencurahkan rasa asyik dalam membaca ayat suci Nya, menambahkan rasa nikmat dan candu terhadap ayat-ayat Nya serta membimbing saya dalam mendawamkan membaca Al-Qur’an. Amin.

Nah, untuk melengkapi postingan saya ini, saya juga pingin share akan kelebihan surat Al-Kahfi ini. Saya ambil dari beberap sumber online.

Imam Ahmad berkata :”Daripada Abi Darda’ daripada Nabi SAW, baginda telah bersabda: “Sesiapa menghafaz sepuluh ayat daripadanya permulaan surah al-Kahfi,maka terhindar daripada Al-Dajjal.”
[ Riwayat Muslim,Abu Daud,Al-Nasa’i,Al-Tarmizi daripada Qatadah ]

Imam Ahmad berkata : “Daripada Abi Al-Darda’i, Nabi SAW bersabda : “Sesiapa membaca sepuluh ayat akhir daripada surah Al-Kahfi,maka terhindar daripada fitnah Al-Dajjal.”
[ Hadis Riwayat Muslim dan Al-Nasa’i ]

Daripada Muaz Ibnu Anas Al Juhani daripada bapanya daripada Nabi SAW bersabda : “Sesiapa membaca awal dan surah Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya daripada kepala hingga kakinya dan sesiapa yg membaca keseluruhannya,maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi.”
[ Hadis Riwayat Ahmad ]

Daripada Umar berkata: Nabi SAW telah bersabda : “Sesiapa yg membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumaat, maka bersinarlah cahaya daripada bawah kakinya hingga ke langit. Utknya cahaya dihari kiamat dan diampunkannya antara dua Jumaat.”
[ Hadis Riwayat Ibnu Katsir]

Daripada Abi Said Al Khudri berkata:”Sesiapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumaat, maka dihamparkan utknya daripada cahaya antara dia dan bait Al Atiqa.”
[ Hadis Riwayat Ibnu Katsir]

Daripada Mandhur Ibnu Zaid, Khalid Al-Juhani dari Ibnu Al-Hussien dari bapanya daripada Ali Marfu’an:”Sesiapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumaat,maka dia dihindari daripada fitnah selama lapan hari,dan jika Al- Dajjal muncul,maka terhindar dia daripadanya.”
[ Hadis Riwayat Ibnu Katsir]

Daripada syukbah daripada Abi Hashim dgn isnadnya.sesungguhnya Nabi SAW bersabda : “Sesiapa membaca surah Al-Kahfi sebagaimana ia diturunkan,jadilah cahaya utknya dihari kiamat.”
[ Hadis Riwayat Ibnu Katsir]

Untuk tahu kelebihan lainya, bagusnya selalu bertanya pada orang yang Ahli. Dan minta bimbingannya. Jangan langsung mengamalkan apa yang kita baca lewat bacaan tanpa bertanya. Mintalah keshahihan dari guru spritual Anda.

16 thoughts on “Ketagihan Al-Kahfi”

  1. assalamu alaikum.
    Mau nanya pak.. Dimana anda mendapatkan ijazah yasin fadhilah.?
    Kebetulan saya lagi mencari orang yg bisa mengijazahkannya.

    1. Alaikums…🙂

      Alhamdulillah saya sudah mendapatkannya dari dayah tempat pengajian yang saya ikuti. Saya diberikan ijazah langsung oleh guru saya Tgk. H. Abu Bustamam Junaid di Dayah Darul Maghrifah, Lamdingin, Banda Aceh.🙂 Bila berminat bagusnya langsung menjumpai beliau langsung.

      Salam kenal🙂
      Terima kasih sudah berkunjung🙂

  2. salam kenal juga pak.. & salam ukhuwah.
    saya dari kalimantan selatan, adakah bapak punya no kontak telp atau email Tgk. H. Abu Bustamam Junaid sehingga saya bisa menghubungi beliau.

  3. subhanallah.. seneng rasanya kalau saya jg bisa mendapatkan ijazah yasin fadhilah langsung dari Tgk. H, Abu Bustamam Junaid

  4. Salam kenal bang,
    Surat Kahfi juga menjadi favourite saya semasih kuliah, hampir 25 tahun lalu, ketika itu saya baca Kahfi tiap malam sebelum tidur dan Yasin tiap pagi sebelum berangkat kuliah.
    Ketika itu saya sempat hafal Yasin dan saya saya baca berdiri dalam sholat tahajjud ber-ulang ulang, sampai Allah meng-anugerah-i saya dengan dengan suatu yang sangat mulia.
    Surat Kahfi karena agak panjang waktu kuliah itu belum sempat saya hafal, seingat saya membaca dalam duduk antara 20-30 menit.
    Nah sekarang pas jeda project, saya ada banyak waktu di rumah sehingga Alhamdulillah saya bisa hafal surat Kahfi.
    Dan anda benaaar sekali, membacanya memberi kenikmatan yang luar biasa, apalagi dibaca berdiri dalam taajjud setelah tengah malam. Saya ukur menghabiskan waktu berdiri 25 menit, berarti hampir sama dengan duduk.
    Saya mengikuti gaya bacaan Syekh Sudais, Imam Masjidil Haram, yang membaca secara ‘hadar’ atau agak cepat.
    Menurut Imam Nawawi (dalam kitab Tibyan) bahwa Imam Syafi’i juga menyukai gaya baca ‘hadar’. Banyak membantu untuk mencegah interupsi/bisikan syetan yang bisa membuat kita lupa. Bisa di coba gaya ini, murotal MP3 Syekh Sudais untuk surat Kahfi banyak di internet, silakan di download.
    Semoga Allah mem-berkah-i kita semua pembaca Qur’an, dan khususnya pengamal surat Kahfi.
    Salaam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s