Komunitas Positif

Dalam 2 tahun terakhir ini, banyak hal yang saya lakukan yang berhubungan dengan organisasi. Alasan positif dan ingin tetap berinteraksi dengan banyak oranglah yang membuat saya berada pada titik ini.

image
Kegiatan Bridge English Club

Setelah bangkit dari kegalauan dan frustasi dari banyak hal di masa lalu, alhamdulillah Allah swt tetap terus menempatkan saya pada lingkungan positif yang luar biasa. Inilah rasa syukur saya. Karena saya sadar sesadar-sadarnya bahwa kita tidak pernah terlepas dengan yang namanya manusia.
Berikut adalah komunitas yang masih terus saya ikuti:

1. ACEH FOREX COMMUNITY

image
Saya sedang mengisi salah satu materi pada Traning Forex yang diikuti oleh berbagai kalangan profesional

Adalah komunitas forex pertama kali yang ada di Aceh. Saya dan temen-teman yang lain sepakat mendirikan komunitas ini adalah dengan tujuan awal untuk menjaga saling menyemangati antar sesama trader forex. Selain itu, adalah untuk saling sharing ilmu dan pengalaman. Komunitas ini dibentuk setelah ada pelatihan forex pertama kali di Aceh, Saya dan teman-teman yang lain adalah angkatan pertama. Kemudian, kami sepakat untuk mendirikan komunitas ini. Selanjutnya komunitas ini menjadi tempat training / belajar forex yang kami buka untuk orang luar.

2. TIDAK NAIK KETAWA CLUB

image
Kegiatan Out-door club (saya jadi fotografernya)

Nah, dari namanya saja sudah membuat kita tertawa. Haha …😀 Sebenarnya ini adalah kumpulan para pemburu beasiswa, terutama beasiswa ke luar negeri. Waktu itu, saya menganjurkan pakek nama SHOLARSHIP HUNTER, atau TOEFL CLUB, tapi kata teman-teman yang lain, itu terlalu heboh. Yang sudahlah, akhirnya nama ini ada di kepala saya dan tertulis langsung ke group facebook. Hahaha …😀 Awalnya club ini fokusnya pada belajar TOEFL. Bagaimana cara kami belajar TOEFL, silahkan baca postingan sebelumnya.🙂 Kemudian club ini berlanjut pada pemantapan skill lain untuk pembekalan tes beasiswa, seperti speech, GRE, academic writing. Sementara TOEFL tetap ada dengan jadwal sekali seminggu. Club ini sama seperti kuliah. Belajar dari hari senin sampai jum’at. Sabtu dan minggu libur.

3. BRIDGE ENGLISH CLUB

image
Foto bareng setelah selesai diskusi bersama di salah satu cafe

Semenjak saya ada di club Tidak Naik Ketawa Club, saya tau dari Rusydi, teman satu leting dan member Tidak Naik Ketawa Club, bahwa ia juga ikut english club. Saya minta diri diajak juga. Akhirnya, saya juga sangat menikmati berada di english club ini sampai sekarang. Club ini kegiatannta diadakan setiap malam minggu dengan lokasi yang selalu berbeda.

3. ACCESS

image
Maaf...saya lupa mengambil gambarnya😀

Saya lupa kepanjangannya apa. Yang jelas, ini adalah club bahasa inggris juga. Diadakan di gedung Aceh Community Center (punya Turki). Club ini dibuka untuk umum dengan jadwal pertemuan setiap hari sabtu jam 2 siang. Saya diajak ke sini oleh bang Gun, tapi saya sering lupa dan tidak datang. Namun, pas diajak sama Ria yaa saya cob datang saja. Kebutulan waktu itu saya sedang punya problem dan butuh refreshing. Finally, saya berada di club ini sampai sekarang. Namun, dalam beberapa minggu ini, saya tidak bisa datang karena capek pulang dari training riset yang saya ikuti.

4. READING CLUB “Banda Aceh Membaca”

image
Suasana meet-up kedua Reading Club

Club ini secara kebetulan saya temukan ketika mengitip FB orang lain…. hehehehe ….😀 rupanya hobi mengintip itu ada manfaatnyajuga ya? Hehe ..😀 Kebetulan waktu itu, club ini baru meet-up pertama, jadi saya ikut di meet-up keduanya. Club ini juga masih baru, jadi konsepnya adalah meriview buku masing pas jumpa. Bangus dan keren juga.

5. IELTS CLUB

image
Contoh soal reading IELTS

Club ini juga masih baru. Saya sama Ria mencoba memulainya dengan bertemu setiap hari. Pas kita mulai rupanya ada juga teman-teman yang lain tertarik. Mereka juga sedang fokus ke IELTS. Jadi, sekarang sudah ada beberapa orang. Pertemuannya setiap hari. Sama seperti apa yang kami lakukan ketika sedang fokus ke TOEFL. Baca postingan sebelumnya tentang TOEFL.

Bagi saya sendiri, komunitas seperti di atas itu, sangatlah bermamfaat. Terutama menjaga diri sendiri untuk bersama orang-orang yang positif. Selain itu adalah untuk menjaga impian saya yang sudah saya tulis pada Dream List saya. Bagaimanapun juga, melakukan gerakan perubahan yang baru bagi masyarakat, bagi bangsa dan negara, juga sangat powerful bila bersama orang banyak. Saya teringat apa yang dibilang oleh Ridwan Kamil (Arsitek Indonesia) bahwa “bila kamu mau membuat perubahan yang lebih baik untuk banyak orang, jangan lakukan sendiri, buatlah komunitas”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s