Tips gampang shalat tarawih 20 raka’at

ayo-tarawih
Ayo tarawih

Saya tidak bermaksud untuk mengadu argumen dengan orang-orang yang biasa shalat 8 raka’at tarawih. Bukan pula untuk menafikan para jama’ah tarawih yang shalat 20 raka’at. Setiap orang punya pandangan sendiri. Yang penting bukanlah 8 raka’at atau 20 raka’at, tapi shalat nggak dia? Puasa kagak? Itu yang seharusnya dipermasalahkan.

Kenapa saya posting yang beginian di sini? Bagi saya, saya berpikirnya simple saja. Allah swt bilang, “seandainya ummatku tahu kemulian bulan Ramadhan, maka sungguh mereka akan meminta 11 bulan lagi dalam setahun harua Ramadhan semuanya”. Berati, ada sesuatu yang hidden atau bahkan kita sendiri yang belum terbuka hijab untuk melihat langsung apa luar biasanya Ramadhan. Kalau kita mau mikir, kenapa nggak kita ibadah banyak-banyak melebihii biasanya, Sudah setiap hari kita berkerja pergi pagi, pulang sore, pontang panting selama 11 bulan. Kenapa tidak satu bulan saja kita fokus tingkatin ibadah segila-gilanya. Kalau bisa dapat pahala super besar, kenapa mau yang kecil-kecil saja seperti hari-hari biasa. Afala tatafakkarun?

wpid-anak-perjuangan.jpg
Anak kecil juga bisa

Begitu pula dengan shalat tarawih. Shalat yang hanya ada sebulan dalam setahun, yang mempunyai pahala yang besar. Kalau kita mau mikir lagi, jadi kita harus tingkatin ibadah dong. Iya. Benar. Benar sekali. Kalau memang bisa 20 raka’at, kenapa mau 8,raka’at. Sekali lagi, hidup memang pilihan. Namun, tidak salah juga anda mencoba shalat 20 raka’at tarawih.

Beberapa teman saya bilang, “banyak sekali 20 raka’at”, “capek”, “susah”. Dan berbagai macam kalimat keluhan lainnya. Sebenar shala tarawih 20 raka’at itu gampang. Sangat mudah dan gampang sekali. Apalagi dengan mengikuti cara yang sangat gampang sekali. Nah, ini nih cara gampangnya:

#1. Perbaiki pola makan waktu berbuka puasa.
Ini bukanlah hal yang sepele. Ini punya pengaruh besar sanggup atau tidaknyan shalat tarawih 20 raka’at. Bagusnya, jangam makan makanan pokok dulu sebelum shalat magrib. Buka dengan minum air dan kalau ada kurma nikmatilah beberapa butir. Kemudian, segera shalat magrib terus. Jangan makan yang lain dulu. Setelah shalat magrib, makalah makanan pokok. Kalau kita, ya nasi. Selesai makan nasi, jangan coba makan yang lain dulu. Karena bila makan yang lain seperti kolak, pecal, kue-kue yang lain, maka ditakutkan harus makan nasi lagi. Padahal sudah seharusnya berhenti. Namun, karena belum makan makanan pokok, jadinya mindset kita mewajibkan tetap harus juga makan makanan pokok. Bila dipaksa makan, maka nantinya melebihi kapasitas perut normal dan menyebabkan malas serta tidak sanggup shalat.

#2. Sebelum berangkat ke mesjid, berdoalah.
Mintalah pada Allah swt untuk mendapatkan kesanggupan shalat tarawih 20 raka’at. Pelihara niat anda tersebut sampai anda ke meunasah/surau atau mesjid. Ini sangat penting sekali karena kemampuan kita manusia sungguh tidak ada apa-apanya tanpa bantuan Allah swt.

#3. Shalatlah di tempat yang biasanya 20 raka’at.
Ini penting untuk mendukung kita. Ketika tempat tersebut shalatnya 20 raka’at, maka kita juga bakalan terus ingin melanjutkan sampai selesai. Bila di tempat tersebut shalat tarawih cuma 8 raka’at, maka belum ada jaminanpun kita mau sambung lagi shalat di rumah. Apalagi masih baru-baru belajar shalat tarawih 20 raka’at. Jadi, pertimbangkanlah untuk memilih mesjid atau meunasah yang shalat tarawihnya 20 raka’at.

4. Ambil lapak di saf paling depan.
Bila sudah ada di saf pertama, kita akan tidak terganggu dengan jama’ah yang shalat tarawih 8 raka’at. Biasanya jama’ah yang ambil 8 raka’at, jarang mau berdiri di saf pertama. Bila kita melihat di saf kita ada orang yang keluar terus setelah 8 raka’at, maka itu akan mengganggu. Sementara di saf pertama jarang ada yang shalat 8 raka’at. Bilapun ada, biasanya tidak banyak. Ini akan memabantu kita untuk terus melihat ke depan imam yang menyelesaian shalat tarawih sampai 20 raka’at.

#5. Takbiratul ihram segera setelah imam.
Ketika takbir pertama shalat dilakukan oleh imam, maka segeralah anda ikut langsung takbiratul ihram. Jangan lihat kiri-kanan lagi. Melihat kiri-kanan akan mengangu anda, terutama mindset anda. Lakukan langkah ini setiap selesai salam dan masuk raka’at berikutnya.

#6. Hitung jumlah salam, bukan raka’at.
20 raka’at, bila dihitung pakai jari, maka tidak cukup hari jari tangan. Harus ditambah lagi jari kaki. Coba anda bayangkan, begitu repotnya. Bahkan begitu banyaknya 20 raka’at. Teringat iklan salah satu operator telpon, “susah dijalanin”. Hehehe🙂 Ini membuat mindset anda tertanam solah-olah banyak sekali 20 raka’at tersebut. Jadi, caranya adalah hitung berapa kali salam saja. Untuk shalat tarawih 20 raka’at, jumlah salamnya adalah 10. Artinya, 10 anak jari sudah cukup untuk menghitung 10 kali salam. 1 jari sama dengan 1 kali salam. Maka, kalau menghitung seperti ini, mindset kita, untuk 20 raka’at sangat gampag sekali.

.#7. Perbaharui wudhu bila selesai 20 raka’at.
Ini membantu anda untuk menghilangkan ngantuk. Apalagi kalau masih pemula shalat tarawih 20 raka’at. Keluarlah sebentar untuk ke taoilet atau sekedar memperbaharui wudhu. Kemudian baru shalat witir yang cuma 3 raka’at itu.

#8. Miliki teman yang shalat tarawih 20 raka’at.
Ini adalah tips tambahan saja. Ini untuk terus menjaga semangat kita. Bila anda belum punya teman seperti ini, maka berkenalanlah dengan jama’ah ketika selesai shalat. Bersosialisasilah dan dapatkan kenalan baru. Sering-seringlah menyapa mereka. Biasanya orang-orang ini kemanapun ia pergi tetap shalatnya ia jaga 20 raka’at tarawih.

Lakukanlah semua langkah di atas dengan benar. Maka, anda akan berkata, “wow! Saya sanggup shalat tarawih 20 raka’at malam ini”. Bila sudah berhasil maka berayukurlah dan ucapkan hamdalah. Berdoalah agar Allah swt mengistiqamahkan kita terus. Pasangkan selalu niat untuk terus bisa shalat 20 raka’at selama malam bulan Ramadhan. Esok malam coba lagi dan coba lagi. Ketika sudah terbiasa, maka akan terasa sangat nikmat sekali. Bahkan kita akan terus ingin melakukannya lagi dan lagi pada malam-malam berikutnya.

image

Saya masih teringat mama saya. Karena sudah terbiasa, sangat jarang beliau meninggalkan 20 raka’at tarawih. Bahkan bila tidak ke meunasah atau mesjid, sering beliau shalat sendiri di rumah. Bilapun terlalu capek di siang harinya, beliau biasanya tidur dulu sampai sekitar jam 10 baru bangun dan shalat sendiri. Sering juga biasanya kalau tidak shalat sendiri, beliau shalat di Dayah. Karena kebetulan rumah kami dekat dengan Dayah, cuma beberapa langkah. Di Dayah, shalat tarawih diadakan jam 12 malam biasanya. Jadi setelah buka puasa dan shalat magrib, bisa tidur-tidur dulu. Hehehehe🙂 Sedikit berbeda dengan Dayah tempat saya mengambil aktifitas spritual. Kami biasanya shalat tarawihnya mulai jam 10 malam. Selesai sekitar jam 11 lebih kurang. Jadi, kalau terbiasa nantinya, anda bisa memvariasikan berbagai cara.

Untuk terus shalat taraweh 20 raka’at, teruslah berlatih dengan langkah-langkah tersebut. Insha Allah berhasil.

Selamat mencoba dan Semoga bermanfaat!

14 thoughts on “Tips gampang shalat tarawih 20 raka’at”

  1. Sangat bermanfaat artikelnya Brother. Thank you.
    Klw di kampung kami selalu shalat 20 raka’at. Klw di Banda, mesjid terdekat 8 rakaat.
    Anyway, baru tahu ada dayah yg shalat taraweh pukul 10 and 12. seru juga tu ya. jadi tidak terburu2 dr waktu berbuka hehe🙂

    1. Iya..susi🙂
      Kalau di kota Banda Aceh tidak semua mesjid shalat tarawih 20 raka’at. Namun, banyak juga yang shalat 20 raka’at, seperti di mesjid Beurawe. Kalau di mesjid raya, biasanya kalau mau 20 raka’at mesti jeda dulu karena shalat witir bagi anggota jama’ah 8 raka’at. Kemudian baru sambung lagi lanjut 20.

      Smg smua artikel yang ada di sini bermanfaat, sis🙂
      Mksh sdh berkunjng ke tempt yg sderhana ini.. hehe🙂

  2. Berguna bnget ne tipsnya.
    Alhamdulillah, udh bbrapa thun ambl 20 rakaat.
    Cra yg saya gunakan hmpir sma dngan yg brother tlis, walaupun pmahaman agama sya msh krang stdaknya blan ne lbh bnyak bribdah.

    1. Berarti memang banyak yang shalat tarawihnya 20 raka’at. Semestinya harus kita jaga trus. Karena rasanya juga beda. Lebih nikmat stlah shalt tarwh 20 raka’at. Lebih berasa…🙂

      Trims udh kunjg ke tmpt yg sderhna ini, mas🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s