Kalau WiFi masuk mesjid

image
Menyediakan WiFi (sumber: http://www.mynewshub.my)

Pernah nggak cari tahu kenapa warung kopi lebih ramai dari pada mesjid? Walau saya belum melakukan survey, hipotesa saya adalah karena warung kopi menyediakan wifi gratis, selain kopi dan makanan. Nggak percaya? Coba lihat taman-taman yang ada di kota Banda Aceh. Tujuan mereka apa coba? Yaa hunting WiFi gratis. Apalagi Banda Aceh sudah lama jadi Cyber City. Kemanapun pergi ada WiFi. Ke taman ada WiFi. Ke tempat umum ada WiFi. Apalagi di warung kopi. Seluruh warung kopi ada WiFi.
Kebayang nggak kalau mesjid juga menyediakan WiFi. Bakalan banyak lagi khan para jama’ah yang i’tikaf di mesjid. Berbagai kegiatan bisa dilakukan. Imam mesjid bisa mengadakan Tausyiah conference langsung dengan para syaikh di Arab Saudi. Imam juga bisa bikin lomba blog dengan tema-tema ramadhan. Imam bisa menjadikan ruang khusus untuk para jama’ah yang ingin googgling cari informasi dan banyak hal positif lainnya. Artinya mesjid bisa menjadi center berbagai kegiatan ummat.

image
Tersedia WiFi (sumber: http://www.omaq.org)

Kondisi WiFicholic inilah yang harus mampu di tangkap oleh Imam mesjid. Harus punya ilmu marketing juga. Khan untuk ummat. Kita menarik banyak ummat untuk ke mesjid. Apalagi bulan Ramadhan gini. Para jama’ah bisa i’tikaf lama-lama di mesjid. Memang sih WiFi sebagai alasan para jama’ah datang. Namun, seiring berjalannya waktu, pelan-pelan para jama’ah juga nyaman untuk i’tikaf dengan fasilitas mesjid yang serba lengkap. Sehingga mesjid sudah seperti the second home bagi para jama’ah.

image
Menara Mesjid Raya Baiturrahman Banda Aceh

Maka, cobalah kita think globally and act locally. Begitulah memulainya. Yaitu kita mencari point penting yang diinginkan jama’ah. Sediain itu semua dan kita bisa bikin senyaman mungkin jama’ah untuk bisa menghabiskan banyak waktu di mesjid.

Inilah bahasan saya dengan teman-temah beberapa waktu yang lalu. Berpikir kenapa tidak Imam dan juga pemkot Banda Aceh mendukung program ini. Tidak salahnya untul mencoba program ini.

14 thoughts on “Kalau WiFi masuk mesjid”

  1. Waahh… hebat ya kota banda aceh… taman2 banyak pake wifi… kalah nih Jakarta *teriak ma gubernur dki biar jkt juga banyak wifi-an, hehehe

    Kaya gambar nesjid yang ada wifi di malaysia yaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s