Hunting Taiwan Scholarship Lagi

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan info tentang bakalan adanya pameran Beasiswa Taiwan. Acaranya adalah kemarin, kamis, 3 oktober. Sudah saya set jadwalnya biar bisa hadir. Sampai rela saya cancel kelas training hanya untuk bisa ikut acara ini.

image
Taiwan Higher Education Fair 2013

Ini adalah kali ke-2 saya menghadiri pameran beasiswa Taiwan setelah beberapa waktu yang lalu juga ikut bersama Rio. Mungkin kalau Rio baca ini lagi, bakalan keingat dengan kocaknya kami bersama beberapa staff Taiwan yang waktu itu ikut mewawancara kami. Karena waktu itu langsung ada walking interview. Bawa lamaran segala perlenglapan beasiswa dan interview di tempat. Awesome!🙂
Namun, kali ini sedikit berbeda. Tidak ada lagi walking interview. Jadi, saya cuma bertanya banyak tentang berbagai informasi untuk bisa kuliah ke sana. Rupa-rupanya rame juga ya anak Aceh yang kuliah di sana. Tertarik juga untuk apply.

image
Dong Hwa University

Di salah satu stand universitas yang saya kunjungi, si Taiwanese memperkenalkan saya langsung dengan beberapa orang anak Aceh yang selesai kuliah di Universitas mereka, yaitu Dong Hwa University. Saya bertanya banyak hal ke mereka. Mulai dari cara mereka apply nya gimana, kehidupan di sana, makanan halal-haramnya. It makes me satisfied.:-)

Setelah berputar-putar hampir 7 keliling di area pameran, saya bisa menyimpulkan bahwa ada 3 jalur yang bisa ditempuh untuk mendapatkan beasiswa kuliah di sana.

Pertama, jalur kampus. Setiap kampus di Taiwan menyediakan beasiswa kepada mahasiwanya. Jadi, kita harus apply dulu ke universitas yang kita tuju lewat jalur sholarship dan bila diterima, maka kita langsung bisa kuliah di universitas tersebut secara gratis. Semua biaya kuliah dan segala kebutuhan kuliah digratis, kecuali biaya hidup saja. Deadline application nya adalah akhir maret setiap tahun.

Kedua, melalui beasiswa pemerintah Taiwan. Beasiswa ini diapply langsung ke situ pemerintahan taiwan bidang pendidikan. Bila ini berhasil, maka seluruh biaya kuliah di universitas yang diinginkan gratis dan biaya hidup juga disediakan.

image
LPSDM Aceh

Ketiga, lewat jalur LPSDM. Ini adalah jalur beasiswa yang disediakan pemerintah Aceh. Berdasarkan info dari stand LPSDM, bakalan dibuka lagi pada januari tahun depan. Bila berhasil tembus, maka kita bisa kuliah gratis di sana dan biaya hidup yang juga ditanggung oleh pemerintah Aceh.

image
Banyak juga pengunjungnya

Salah satu informasi yang saya dapatkan dari alumni universitas di Taiwan, katanya bila kita mau meng-apply, maka kemungkinan lewat lebih besar. Jarang tidak lewat. Yang penting, segala berkasnya lengkap sesuai prosedur.

Saya sempat bertanya tentang certificate of english proficiency semacam IELTS atau TOEFL. Mereka bilang bahwa itu tidak perlu. Namun, ada juga universitas yang mensyaratkannya. Mereka bilang untuk TOEFL, 500 sudah cukup. Waktu itu saya terkejut. “Yang bener? TOEFL saya scorenya sudah di atas 500”, saya bilang. Mereka menyarankan untuk apply segera. Mmmm…. bisa menarik nafas panjang juga saya. Hehe🙂

image
Tempat pencil sebagai oleh-oleh dari Taiwanese cantik🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s