Karena kesetian ada harganya

image
Aktivitas jual beli di tempat kerja

Hal yang wajar bagi seseorang untuk mendapatkan sesuatu yang lebih baik bagi dirinya. Termasuk pula dalam hal pendapatan dari tempat ia berkerja. Sebagai karyawan, pertimbangan bayaran adalah sebuah keniscayaan. Di saat ia ditawarkan penghasilan yang lebih baik dari sebelumnya, maka ia akan memilih pilihan tersebut. Pihak yang memperkerjakannya tidaklah punya hak untuk melarang keputusan karyawannya.
Namun, sangat disayangkan bila si pemilik perusahaan hanya menekankan kata ikhlas untuk berkerja padanya dengan bayaran yang murah. Sampai kapan mau bertahan? Persaingan bisnis antar satu perusahaan dengan perusahaan yang lain semakin kencang. Bila tidak mau membayar sedikit lebih tinggi, maka migrasi karyawan bisa terjadi.
Malam kemarin, saya sempat singgah di kantor seorang kenalan. Waktu itu, ia tidak ada di sana. Jadi, saya cuma duduk sebentar dan berbicara dengan salah seorang karyawannya yang menangani gaji. Tiba-tiba, saya melihat secarik kertas bertuliskan:

“…. untuk menjadikan karyawan kami punya lebih banyak waktu berkerja di sini, maka dengan terpaksa kami menaikkan biaya pelayanan …”.

Itu adalah kalimat intinya yang sudah saya edit/samarkan untuk menjaga nama baik perusahaan tersebut.

Saya langsung mengernyitkan kening waktu melihat tulisan ini. Aneh saja bagi saya. Selain itu, kenapa tidak dari dulu-dulu dinaikkan gaji mereka. Wah, semakin lucu dan aneh juga. Kok sekarang baru sadar.

Pelajaran penting:
Saran saya bagi anda yang masih berkerja pada orang lain, apapun profeainya. Bahkan PNS sekalipun:

#1. Milikilah skill yang terbaik. Kalau bisa anda lah ahli di bidang itu. Serta latihlah selalu dan tingkatkan terus skill anda itu.

#2. Buat perusahaan tempat anda berkerja bergantung pada anda dengan cara melakukan pekerjaan dengan hasil terbaik dan memuaskan selalu.

#3. Binalah hubungan antar karyawan dengan baik dan jangan terlalu berlebihan, terutama sekali dengan atasan anda. Karena di saat terbina relasi melebih anak buah dan atasan, maka akan sangat sulit anda keluar dari perusahan atau bahkan menolak pekerjaan dengan bayaran rendah, malahan membuat anda stress dan di bawah tekanan. Padahal anda dibayar murah.

#4. Di waktu luang, gunakanlah untuk membangun relasi dengan banyak orang yang bukan satu tempat kerja dengan anda. Kenali orang-orang baru. Bergabunglah dengan club olah raga, hobi, club bahasa asing, dan berkumpul selalu dengan orang-orang positif. Ini akan membektuk jaringan atau network bagi anda di masa mendatang bahkan di saat itu. Sering pengalamannya bisa mendapatkan job atau project dari teman-teman seperti ini. Bahkan bayarannya lebih tinggi dari tempat anda berkerja. Network adalah aset anda. Jadi, manfaatkanlah waktu luang untuk membamgun network anda sendiri.

#5. Milikilah penghasilah lebih dari satu sumber. Misalnya anda bisa menginvestasikan waktu di sela-sela kesibukan untuk mempelajari investasi bidang saham, forex, internet marketing, penelitian, bahasa asing untuk translate, menulis, dan lain-lain. Yang kesemuanya itu menghasilkan uang untuk anda.

#6. “Love your job and do not love your company because your company can stop loving you”

Maka, anda tidak pernah takut lagi dipecat. Bahkan perusahaan anda takut memecat anda karena anda selalu dibutuhkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s