Harus kemana?

image
Menghadiri seminar amazing of hafidz's brain power

Keputusan akan sebuah pilihan hidup terkadang butuh kenekatan. Kalau tidak berani memutuskan, bagaimana bisa berani hidup. Terlalu sedih disaat menyadari bahwa kehidupan dijalani seperti air mengalir. Air selalu mengalir sesuai arus. Bila itu bermuara ke laut, alhamdulillah. Namun, bila itu bermuara keselokan, masha allah.
Sungguh kita tidak pernah tahu kemana kita akan menuju. Namun, sudah tentu pasti kita akan menuju kematian.

image
My lovely mushaf

Bicara kematian adalah berbicara kepastian. Kepastian ini sudah tentu tidak ada yang tahu kapan itu terjadi. Apakah sekarang? Apakah besok? Apakah bulan depan? Tahun depan? Atau di saat saya berumur 30 tahun. Ditambah lagi kesiapan menuju itu masih minim. Dosa masih terlalu banyak. Astaghfirullah …!!

Ada satu hal besar dalam hidup ini yang ingin saya lakukan. Ialah bisa selesai hafal al-qur’an sampai 30 juz sebelum saya meninggal dan jasad saya menyatu dengan tanah. Target dekat saya adalah sebelum saya berumur 30 tahun. Cita-cita terbesar saya dalam hidup.

image
Di depan pintu masuk Dayah Tahfiz di Japakeh, mata ie, Aceh Besar

Saya tidak ingin ada orang atau kegiatan yang menganggu cita-cita ini. Dibutuhkan keberanian untuk mengatakan “tidak” pada kesibukan baru. Datang, datang, dan terus berdatangan tawaran baru. Sebenarnya itu adalah rejeki, but I have to think twice before I take it. I have to consider my target. My life target. Terasa ngak nyaman kalau belum selesai 30 juz. Hampa. Kosong.

Ada beberapa tawaran tentang program ini. Salah seorang teman nyaranin untuk ke Thailand. Ada yang ke Bandung saja katanya. Saya juga berpikir ke Cairo. Namun, yang saya butuhkan adalah kalau ada program cepat. Misal 6 bulan atau 4 bulan. Kalau ada yang satu tahun juga bisa. Karena setelah selesi 30 juz, saya berencana lajut selesain kuliah S2 segera. Jadi, kalau udah ngafal sampai khatam semua, rasanya enak, nyman sekali.

Bagi pembaca yang punya info tentang program hafal qur’an, mohon dikomen dan diinfokan ke saya. Bisa juga hubungi saya melalui facebook. Saya butuh kalau ada program semacam 1 tahun atau 6 bulan. Saya pingin cepat.

Thanks ..🙂

6 thoughts on “Harus kemana?”

  1. jalan sudah terbuka akhi, kenapa harus mencari jalan yang lain, hanya perlu fokus saja, cepat atau tidaknya tergantung pada kesungguhan..

  2. Kpn di share ttg seminar amazing of hafidz brain power bg? Saya tlt info kmrn.. jd gk smpt pgi.. hehe

    Klo mau intensif menghafal.. saran saya ke jawa aja bg.. jarak yg lumayan untuk memompa semangat “harus jd hafidz sebelum pulang”…😀
    Pilihan tmpt pun banyak.

    Klo ngafal di aceh.. semangat sering naik turun.. klo thailand kejauhan (bagi saya sih, hehe)

      1. Menurut info dari kwn di jkt..setau dia ada dua tmpt yg sesuai dg kriteria yg abg mnta
        Pertama pesantren yanbu’ul quran di kudus.. bisa dibuka website nya disini
        http://ptyqputra.arwaniyyah.com

        Kmdian pesantren imam al-ashim di jakarta.. ada juga website cma sudh lama gk di update.. cb cari aja di gugel.
        Hope this helps you. Wish you luck bro!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s