Kembali dapat tugas menyamar

image
Coba tebak dimana lokasi ruang ini? Hehe🙂

Untuk kesekian kalinya, saya harus melakukan penyamaran lagi. Tugas yang ngeri-ngeri sedap sih sebenarnya. Namun rasanya sangat menantang. Tantangan itu yang terasa excited. Hehehe🙂 Tugasnya adalah menjadi ‘gaco’ istilah kerenya. Atau ada yang menyebutkan ‘calo’. Apapunlah namanya itu. Yang intinya menyamar menjadi orang lain untuk ikut sebuah tes. Itu maksudnya.

Hal ini membuat saya teringat kembali tugas-tugas menyamar dulunya yang pernah saya lakukan. Salah satunya ketika harus menjadi temen untuk ikut final bahasa inggris di RKU (ruang kuliah umum). Waktu itu lebih mudah karena mata kuliah umum memang diikuti oleh semua jurusan dan tidak ada saling kenal di antara mereka. Jadi, bila ada orang luar masukpun, sang dosen juga tidak tahu.

Salah satu temen pernah jadi ‘gaco’ juga untuk ikut tes AAJI (Asosiasi Asuransi Jaringan Indonesia). Waktu itu ia bener-bener harus merubah semua penampilannya agar sama dengan foto di KTP si client. Gaya rambutnya disamakan, pakek kaca mata yang modelnya sama. Ia juga harus mengafal bio data si client, serta juga harus latihan tanda tangan biar persis seperti di KTP. Untuk tes AAJI memang seperti itu. Setiap peserta akan dilihat sangat detail dan disamakan dengan foto di KTP. Ketika tanda tangan absen kehadiran, kita ngak bisa lihat KTP karena sengaja ditutup. Sangat ketat sekali.

Dalam berbagai tugas menyamar ini, banyak juga kendala terkadang. Selain itu tidak semuanya bisa dilakukan dengan mudah. Saya juga menolak terkadang bila tugas tersebut susah karena keamanannya ketat. Seperti tes IELTS. Tes ini mengaruskan peserta difoto di tempat pada hari H. Sidik jari juga diambil disetiap kali keluar dan masuk ruangan walau dengan alasan untul pergi ke toilet saja. Ini untuk menghindari adanya saudara kembar yang menggantikannya.

Well, sekarang saya mau kasih tips juga buat temen-temen yang berprofeso menyamar atau pingin menyamar.

#1. Jangan jadi populer. Anda tidak boleh populer dan dikenal banyak orang. Jadi, harus low profile. Bila bertemu orang baru, jangan terlalu dekat. Jaga jarak selalu.

#2. Hafal semua bio data client. Mulai dari tempat lahir, tanggal lahir, alamat dan latihanlah tanda tangan yang sama seperti di KTP.

#3. Bawa semua kartu identitas client. Jangan masukan kartu identitas anda ke dopet. Apapun itu. Tapi isilah dompet anda dengan KTP, SIM atau kartu-kartu milik client yang lainnya. Ini untul berjaga-jaga bila ada pemeriksaan ketat.

#4. Gunakanlah identitas client. Bila di hari H anda ditanya nama oleh peserta lain, maka gunakanlah nama client anda. Bukan nama asli anda.

WARNING ! Postingan ini tidak cocok untuk siapapun dan tidak dianjurkan untuk melakukannya. Dosa ditanggung pelakuknya masing-masing.

9 thoughts on “Kembali dapat tugas menyamar”

  1. kalau awalnya gak bener, hasil akhirnya gak akan bener jg donk🙂 . Pengen masa depan jadi lebih baik, dengan ngilangin tingkah laku yang kayak gini ini

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s