Penjual Telur Puyuh di Pantai Ulee Lhee #peoplearoundus

image
Pak tua penjual keliling (sumber: kaskus)

Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari minggu pagi, saya menghabiskan waktu bersama teman-teman satu club bahasa Inggris. Waktu itu ada agenda berenang bersama di Ulee Lhee, salah satu pantai di Banda Aceh.

Walau di pagi hari, orang-orang banyak juga yang kesini untuk berenang. Mereka berlalu lalang melewati saya yang sedang bersantai dengan mengenakan kaca mata hitam Oakley. Memperhatikan banyak orang sambil berdiam diri adalah hal yang mengasyikkan. Ada yang sedang bergembira bersama keluarga, ada anak kecil yang menangis ketika digendong kakaknya kedalam air, ada yang sedang berlatih renang dan juga diving, yang kebetulan pelatihnya adalah pelatih karate saya juga yang sempat saya sapa. Ada banyak sekali hal menarik lainnya dari orang-orang sekitar.

Namun tiba-tiba, lewatlah di samping saya seorang penjual makanan ringan keliling. Ia menjajakan kacang goreng, telur puyuh, kuaci, kacang garuda, dan lain-lain. Terbersit dalam hati, “alangkah bagusnya lelaki ini mau berusaha sendiri tanpa minta-minta”. Hal yang tidak lazim karena biasanya kalau orang duduk-duduk seperti itu, yang seringnya didatangi langsung oleh peminta-minta. Saya salut sama lelaki yang satu ini.

Akhirnya, saya memanggilnya dan membeli telur puyuh dalam jumlah lumayan banyak. Saya tidak mempertimbangkan apakah teman-teman saya suka makan telur puyuh atau tidak. Sebenarnya saya memang doyan juga sama telur ini. Hehehe🙂 Rupanya, setelah berenang, teman-teman saya suka dengan telur puyuh. Mereka makan dengan rakusnya. Hehe🙂

Beberapa menit kemudian, datang lagi penjual keliling yang lain. Tidak jauh beda dengan penjual yang pertama. Ia menjajakan produk yang sama juga. Saya tanya sama teman-teman siapa yang mau kacang. Ada yang tidak suka makan kacang rupanya. Tetapi saya tetap membeli dan mereka juga mau makan.

Saya berkata pada salah satu teman yang tidak suka makan kacang, “makan saja kacangnya, tidak akan berjerawat, kok”. Hehehe🙂

Saya melanjutkan, “kita beli kacang ini tidaklah harus karena alasan suka tidak suka kacang, tapi kita bantu si penjual tadi. Ia tidak memilih jadi peminta-minta. Ia mau berusaha berjualan.
Dan berdiri diatas kaki sendiri. Dengan kita beli dagangannya, ia bisa mendapatkan keuntungan dan bisa dikasih untuk anak istri. Itu saja ingatnya”.

Itu hanyalah satu contoh saja. Masih banyak contoh lain di sekitar kita. Mereka berusaha keras menghidupi keluarga tanpa mau jadi peminta-minta. Terkadang ada yang menjajakan barang yang tidak kita perlukan. Ada yang menjual amplop, tali sepatu, lem dan lain-lain. Tapi, dengan membantu melariskan dagangannya, akan sangat terbantu sekali mereka.

Mari melihat orang-orang di sekitar kita dan pikirkan dengan apa yang bisa kita bantu.

14 thoughts on “Penjual Telur Puyuh di Pantai Ulee Lhee #peoplearoundus”

    1. Iya, mas.. padahal mereka masih bisa berusaha tanpa minta-minta. Makanya, setidaknya kita bantu beli barang dangan aka membuat berpikir bahwa mereka itu bisa berdiri di atas kaki sendiri… thanks udh mampir🙂

  1. orang2 seperti beliau lah yg mesti kita jadikan contoh. Walau penghasilan yg di dapat tak seberapa, namun tk membuat mereka beralih sebagai peminta2 atau tukang parkir yg jumblahnya telah berjibun di seantero kota banda aceh. Salud buat bpak penjual tu.

    1. Terkadang memberi umpan pancing itu lebih baik dari pada memberi ikan. Kalau diberikan ikan, orang akan minta lagi. Namun, bila diberi pancing, ia akan berusaha dapatin ikan sebanyaknya. Ya khan?🙂

  2. Iyap, setidaknya kita membantu pak tua supaya barang dagangan nya laris dan cepet habis hehehe … di sisi lainnya, kita bisa traktir makanan kecil buat temen2 kita. walaupun hanya kacang🙂. Kacang juga bikin kenyang hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s