Trading di Time Frame berapa?

Pemilihan Time Frame Dalam Trading Forex.
Pemilihan Time Frame Dalam Trading Forex.

Biasanya,bagi teman-teman trader yang sedang dan lagi belajar, nyari-nyari teknik, bukan ini pertanyaannya. Biasanya mereka bertanya, pakai teknik apa tradingnya? Pakai indikator apa? Namun, ada hal lain sebenarnya yang perlu diperhatikan dalam rangka menemukan trading system. Yaitu, time frame.

Penggunaan time frame adalah hal penting lainnya yang harus diketahui. Bicara time frame adalah bicara kecocokan waktu trader dengan waktu untuk trading. Bagi penggunaan time frame H1 kebawah biasanyaa mereka punya banyak waktu trading, atau memang full time trader. Setiap hari tradingnya. Biasanya itu adalah scalper. Tapi jangan salah, banyak juga full time trader yang menggunakan time framenya adalah D1 (Daily) dan ada juga W1 (Weekly) atau bahkan MN1 (Monthly).

Bagi saya sendiri, saya menggunakan time frame H4 (4 hours). Itu nyaman bagi saya, makanya saya gunakan. Saya hanya melihat chart 4 jam sekali. Kalau seperti saat ini, tanpa Day Light Saving, waktunya adalah setiap jam 4 pagi/sore, jam 8 pagi/malam, dan jam 12 siang/tengah malam. Close candle H4 adalah pada jam-jam tersebut. Bisa mengguanakan smartphone atau laptop untuk monitoring. Bagi anda yang sibuk, sangat cocok sekali dengan time fram H4. Namun, kita harus tahu juga bahwa biasanya close possition itu paling cepat adalah 1-2 hari. Paling lama adalah 1-4 minggu baru close possitionnya.

Jadi, sebelum memutuskan teknik trading system apa yang mau dipakai, tentukan dulu time frame yang digunakan. Time frame yang cocok dengan waktu anda dan gaya trading anda. Langkah selanjutnya anda menguji teknik tersebut pada time frame yang sudah dipilih. Tulis jurnal, dan ambil kesimpulan dan pertimbangkan apakah trading system tersebut cocok atau tidak untuk anda? Trading system tersebut cocok atau tidak dengan time frame yang anda gunakan? Bila sudah cocok semuanya, maka gunakan tradig system dan time frame tersebut.

Saya sendiri, biasanya, bila anda teman atau kenalan yang ingin share teknik yang dia pakai, saya selalu menanyakan dulu, “trading di time frame berapa?”. Bila jawabannnya adalah time frame di bawah H4, maka saya tidak tertarik mendengan sharing tersebut. Karena bagi saya, cocok denga waktu saya adalah H4 ke atas, bila dibawah H4, maaf deh. Saya tidak mau mendengarnya. Hehe😀 Kejam ya? Hehe😀 itu karena memang benar bahwa saya sudah nyaman H4. Jadi, tidak harus melihat chart selalu. Tiap jam atau menit.

Baiklah, semoga arikel kali ini bermanfaat lagi. Cheers! And Happy weekend!😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s