Seminggu Jadi Vegan

Menu vegan (sumber: http://panduanwisata.id)
Menu vegan (sumber: http://panduanwisata.id)

Bagi kebanyakan  orang, memutuskan untuk menjadi Vegan bukanlah hal yang mudah. Namun, saya bukanlah salah satu orang tersebut. Karena merasa tertantang, sanggup nggak ya?. Selain itu, saya sudah pernah melakukannya beberapa tahun yang lalu, walau cuma 10 hari saja. Maanfaatnya juga bisa saya rasakan sendiri, waktu itu.

Apa Sih Vegetarian Itu?

Vegan atau vegetarian adalah bentuk diet dimana orang yang melakukan diet ini tidak mengkonsumsi daging, ikan, dan turunannya (telur, susu, dst). Namun demikian, diet ini punya beberapa tingkatan atau kategori. Diantaranya adalah:

  1. Ovo Vegatarian

Diet vegetarian yang tidak mengkonsumsi segala jenis daging, tapi tetapi mengkonsumsi telur.

  1. Lacto Vegetarian

Vegatarian yang walaupun tidak mengkonsumsi daging, tetapi tetapi mengkonsumsi susu.

  1. Lacto-Ovo Vegetarian

Vegetarian yang masih mengkonsumsi telu, susu dan turunannya, seperti madu, dan keju.

  1. Vegan

Vegetarian tanpa mengkonsumsi lagi daging, telur, susu dan turunannya. Kategori ini adalah full vegetarian.

Sementara saya, saya masih belajar dalam menjalani diet ini. Saya tidak punya niat dan rencana untuk jadi full vegan, tapi saya mengatur pola makan vega dalam seminggu hanya 5 hari saja. Hari senin sampai jumat, saya jadi Vegan. Sabtu dan minggu adalah free day. Bebas makan apa saja.

Minggu Pertama Jadi Vegan

Hari ini adalah hari jumat. Sekitar 12 jam lagi memasuki hari sabtu. Artinya, saya sudah mulai bebas makan apa saja. Sejak hari senin sampai sekarang saya jadi Vegan, alhamdulillah terasa lebih bersemangat.

Dihari pertama, yaitu tepat tanggal 2 May, saya mulai Vegan. Rupanya adek saya di rumah juga mau ikut-ikutan. Jadi, senang juga karena kalau ia masak bisa mempertimbangkan menu Vegan. Hehe😀 Waktu itu saya kena jadwal puasa, jadi pas buka ya bukaannya adalah sayur semua dan nasi. Tambah tempe tahu yang digoreng. Enak juga rupanya.

Hari selasa, Saya makan pagi sekitaran jam 10 pagi dengan menu nasi, tempe, tahu, wortel, kentang. Sebelumnya, sarapan dengan roti saja. Pas kebetulan lewat abang jual donat di depan rumah. Saya tidak makan siang lagi karena sudah kenyang banget. Malam harinya saya makan di rumah.

Hari Rabu, saya kena jadwal puasa lagi. Jadi, malam sebelum tidur semalam, saya makan tetap dengan menu Vegan. Memang sudah biasa saya makan banyak sebelum tidur bila keesokan harinya puasa karena takunya tidak terbangun waktu sahur. Pagi hari, adik saya nggak sanggup lagi dan menyerah jadi Vegan. Sayapun hampir tergoda, namun waktu itu saya bertahan karena lagi puasa. Ia bahkan minta tolong sama saya untuk beli nasi 2 bungkus pakai ikan dan ayam. Oh tuhan, benar-benar tergoda nih. Namun, alhamdulillah saya mampu melewatinya dan bisa buka puasa dengan menu Vegan.

Kamis pagi, saya benar-benar lapar. Tidak tahan. Akhirnya, saya memutuskan keluar rumah untuk beli kue risol, bakwan, tahu isi, dan susu kedelai. Saya makan dengan rakusnya sampai kenyang. Siangnya saya coba makan di luar rumah. Saya teringat satu warung nasi padang favorit saya, dimana di situ disediakan tahu goreng dan juga tempe. Setelah saya makan di sana, saya terkejut, karena harganya hanya 7.000 IDR rupanya. Makan cuma nasi, sayur ubi pakai sambal cabe hijau pedas kesukaan saya, tahu goreng, dan tempe satu. Kasir tempat langganan saya terkejut, karena biasanya saya makan nasi, pakai ikan, harga 10.000 IDR.  Saya suka ikan. Love them so much. Hehe😀 Setelah makan siang, saya berangkat karena janjian hang out dengan teman. Kebetulah kami janjian di tempat usaha temannya yang sedang lauching cafe. Wah, saya mulai hari siap-siap milah milih makanan. Tapi, alhamdulilah saya akhirnya bisa memesan minuman saja, Es campur Kacang Merah.

Itulah perjalanan perjuangan saya minggu ini. Mudah-mudahan minggu depan juga bisa berhasil.

Baiklah, sekarang saya mau masak-masak dulu untuk bukaan nanti magrib. Wortel dan kentang sudah siap dipotong dan dicuci. Tapi, saya tidak mau masak dulu. Rencana nanti sore ingin cari brokoli, buncit dan atau kacang pajang di pasar, baru ditumis nanti.

Huhuhu… sedapnya ngebayangin itu siap dimasak dengan asap panas yang baru saja diambil di atas kompor. Sedappp!!

7 thoughts on “Seminggu Jadi Vegan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s