Jangan Letakkan Telur Dalam Satu Keranjang

Jangan Letakkan Telur Dalam Satu Keranjang
Jangan Letakkan Telur Dalam Satu Keranjang

Masih ingatkah apa yang terjadi dengan Liberty Reserve (LR) beberapa tahun lalu? Banyak trader yang tidak lagi bisa withdraw gara-gara LR tidak aktif lagi. Broker-broker tempat mereka transaksi tidak bisa mencairkan profit karena ketika deposit menggunakan LR dan untuk Depo juga harus menggunakan LR. Karena LR sudah tidak aktif lagi, maka tidak bisa lagi withdraw.

Itu adalah salah satu contohnya diantara banyak contoh lainnya. Bisa saja itu terjadi bukan hanya pada penyedia jasa transfer saja, tetapi juga brokernya sendiri. Bukan su’uzon, tapi kitanya yang memang harus berhati-hati. Makanya, saya selalu menyarankan kepada teman-teman saya yang trader untuk tidak terlalu jatuh cinta hanya pada satu broker. Bila broker tersebut bagus, bolehlah trading di situ, tapi hati-hati juga. Jangan sampai semua uang diletakkan hanya pada satu broker.

Baiklah, mari kita kembali ke judul. Hehe😀

Prinsip “Jangan Meletakkan Telur Dalam Satu Keranjang” adalah konsep yang sangat luas sekali diterapkan, terutama dibidang bisnis investasi seperti saham atau forex. Karena saya hanya menggeluti bidang forex saja, maka saya akan menjelaskan dari sudah pandang ini.

  1. Jangan trading hanya pada satu broker.

Kita tidak pernah tahu sampai kapan broker yang kita gunakan selalu baik pelayanan. Kita tidak pernah tahu sampai kapan broker tersebut jujur. Dan kita juga tidak pernah tahu apakah ia akan bermasalah kedepannya atau tidak. Saya sendiri juga tidak trading hanya pada satu broker, tapi lebih dari satu. Selain untuk berjaga-jaga, juga sebagai bagian dari management trading saya. Bagian management trading nanti deh kita jelasin dikesempatan yang lainnya, insha allah.😀

  1. Jangan trading hanya pada satu pair currency.

Opsi ini juga bisa menjadi pilihan. Untuk pemula, memang benar untuk fokus hanya pada satu pair saja. Namun, ketika sudah mahir, bisa menggunakan 2 pair currency, minimal untuk jaga-jaga. Selain “jangan letakkan telur dalam satu keranjang”, Ini terkait juga dengan money management nantinya.

  1. Jangan Deposit atau Withdraw hanya menggunakan satu penyedia jasa saja.

Saat ini sudah ada Fasapay. Tidak jauh berbeda dengan LR dulunya. Bila anda menggunakan Fasapay untuk Deposit dan WD, pertimbangkan juga menggunakan fasilitas lainnya untuk broker lain. Misal deposit atau WD via bank lokal, credit card, dan lain-lainnya.

Dari 3 hal diatas, anda bisa pertimbangkan kembali untuk berjaga-jaga sebelum menyesal nantinya. Kalau saya sendiri, saya menggunakan 2 broker yang berbeda. Analisanya satu, tapi ketika entry saya entry di dua broker yang berbeda tersebut.

By the way, saya ingin menceritakan 2 pengalaman saya sebelumnya. Pada masa LR ekis, saya memang menggunakan fasilitas ini untuk trading di Agea (sebelumnya bernama Marketiva)waktu itu, sekita Desember 2011. Ketika kejadian LR dibekukan oleh FBI karena diduga money laundry hari penjualan drug, waktu itu, saya alhamdulillah sudah melakukan penarikan dana sebelumnya. Teman-teman jadi korban tidak bisa lagi melakukan WD.

Pengalaman kedua adalah dengan broker. Seorang investor menghubungi saya untuk minta mentradingkan dananya. Waktu itu, sebagai trader, saya tidak mau menyentuh satu sen pun uang investor. Jadi, investor buka akun sendiri dan saya yang tradingkan. Saya memberikan pilihan broker, yaitu, Pepperstone (Australia), Instaforex (Rusia), atau GAFX (Malaysia). Akhirnya, ia memilih Gafx karena Pepperstone tidak bisa pakai Fasapay untuk WD, hanya Deposit saya, sementara ia ingin bisa WD bulanan berapapun profit. Bila pakai wire transfer, maka pemotongan lagi 30 USD. Sementa untuk instaforex, ia tidak mau karena itu bukan ECN atau STP, tapi dealing desk. Nah, setelah investor tersebut memilih GAFX, saya mentradingkan dananya, dan yang ditakutkan terjadi, GAFX bermasalah dengan Liquidity Provider dan tidak bisa mencairkan dana sampai sekarang.

Semoga dengan mengikuti 3 point diatas, bisa kita hindari hal-hal yang tidak kita inginkan kedepannya seperti pengalaman saya. Amin. Salam profit.😀

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s