Cara Asyik Tilawah Al-quran Setiap Hari Tanpa Bosan (Bagi Yang Sibuk)

subulussalam
Antrian setoran hafalan.

Siap-siaplah mengalami perubahan dalam kehidupan anda. Bila tidak siap, harap jangan baca artikel ini. Karena kali ini saya akan membagikan pengalaman saya sendiri dalam melakukan tilawah al-quran. Kesibukan bukanlah menjadi halangan dan alasan yang membuat kita tidak sempat membaca kitab suci agama sendiri. Satu kata, “It’s all about management.”

Sebelumnya, saya ingin anda tahu dulu apa saja kesibukan sehari-hari saya. Saya mengajar bahasa inggris di beberapa tempat, memberikan training mengajar pada para guru bahasa inggris, mengelola salah satu kursus bahasa inggris, mengelola bisnis online sendiri, dan juga kadang-kadang  menjadi driver antar jemput. Hehe😀 Berkumpul dengan teman-teman sehobi, ngopi dan travellig juga saya jalani.

Nah, jadi bagaimanakah caranya bisa terus tilawah al-quran setiap hari tanpa bosan walau sesibuk itu? Berikut tips dari saya.

  1. Pahami akan keberkahan al-quran.

Ada banyak orang yang membaca al-quran itu hanya pada waktu tertentu saja. Misal setiap ada kematian, atau setiap malam tertentu, atau bahkan sekali setahun pada waktu bulan Ramadhan saja. Sehingga membaca Al-quran hanya dijadikan sebagi ritual saja. Padahal, bila kita benar-benar percaya akan keberkahannya, pasti kita tidak pernah mau jauh-jauh dengan kalam Allah swt tersebut.

Saya memegang pada salah satu hadis Rasulullah yang mengilhami saya untuk terus membaca kitabullah tersebut. Yaitu hadis riwayat Tirmizi yang artinya, ““Barang siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka akan memperoleh satu kebaikan. Setiap satu kebaikan akan dibalas dengan sepuluh kali lipat. Aku tidak mengatakan Alif Lam Mim itu satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf dan Mim satu huruf. “

Hadis terebut benar-benar mengerakkan saya untuk terus tilawah. Anda pun juga bisa menemukan satu trigger atau motif yang membuat anda terus bersemangat bersama quran yang karim tersebut.

  1. Memiliki visi yang besar.

Saya akan memberikan contoh visi besar. Misalnya, anda memiliki visi pribadi sendiri terhadap al-quran, yaitu Sebelum umur 30, harus sudah khatam al-quran sebanyak 50 kali. Jangan terkejut dulu. Itu visi. Visi harus besar-besar. Tidak boleh kecil. Ingat, nothing impossible. Dengan memiliki visi tesebut, nantinya akan memudahkan kita menyusun managementnya.  Namun, bila anda memiliki visi yang lain yang lebih besar, juga boleh. Yang penting ada visi terlebih dahulu.

  1. Buatlah jurnal harian.

Selanjutknya, buatlah jurnal harian. Sediakan satu buku tulis pribadi dan mulailah menulis. Apa yang harus ditulis? Anda harus menulis apapun kejadian atau pengalama dari hari ke hari anda jalani semenjak membaca al-quran. Dengan menulis hal-hal tersebut, kita bisa melihat dan mengakumulasikan sendiri akan begitu banyaknya keajaiban yang Alllah swt jadikan dalam setiap hari. Sehingga kita semakin cinta al-quran. Semakin cinta sama Allah swt, dan semakin terus ketagihan membaca kalam allah tersebut.

Suatu saat, ketika mungkin menjadi jarang lagi baca qurannya, lihatlah jurnal itu. Maka, akan membuat kita jadi kangen untuk baca lagi al-quran. Makanya, jurnal itu penting. Penting banget.

  1. Tentukan strategi mengkhatamkan al-quran.

Alquran itu memiliki 30 juz. Bila menggunakan quran dengan metode cetakan usmani yang sudah banyak beredar sekarang, maka setiap satu juz itu berisi 10 lembar. Jadi, dengan membaca sebanyak 10 lembar, artinya kita sudah selesai khatam 1 juz.

Al Mahira. Salah satu cetakan mushaf usmani.
Al Mahira. Salah satu cetakan mushaf usmani.

Nah, sekarang baru kita menyusun strateginya. Bila anda punya target khatam quran 1 bulan sekali khatam, maka dalam satu hari harus selesai tilawah 10 lembar. Jadi, 1 bulan (30 hari) bisa sekali khatam 30 juz. Dalam 1 tahun, anda sudah mengkhatamkan sebanyak 12 kali. Bila target anda adalah 2 kali khatam dalam 1 bulan, berarti dalam 1 tahun, anda telah khatam 24 kali, lho. DUA PULUH EMPAT KALI.

Saya sarankan minimal target yang harus anda buat adalah sebulan sekali harus khatam. Namun, bila belum mampu, yaaa 15 juz dalam satu bulan atau ½ khatam. Karena, menurut saya, al-quran itu jangan jadi beban, tapi bacalah ia dengan nikmat. Harus dinikmati. Nggak bisa buru-buru. Memang benar, dibacanya dengan cara tartil, tapi jangan cepat-cepat. Dapatkan kenikmatan dalam melakukan tilawah. Masukkanlah  ‘rasa nikmat beribadah’ dalam list doa anda setiap kali berdoa. Mohonlah sama Allah swt untuk diberikan kesempat terus merasakan nikmat dalam beribadah, terutama tilawah quran.

  1. Kenali quality time sendiri.

Ini adalah bagian yang super penting. Anda wajib mengenal diri sendiri dulu. Terutama waktu. Ada istilahnya owl person, yaitu orang yang memiliki waktu yang paling berkualitas adalah dimalam hari. Ada juga morning person, yang memiliki waktu kualitasnya di pagi hari. Jadi, beda orangnya, beda pula waktunya. Kalau saya sendiri, senangnya tilawah itu siang hari, sore dan malam hari setelah magrib dan atau setelah shlat insha. Kadang juga sebelum tidur.

Dengan mengetahui quality time tersebut, tinggal bagi-bagi saja waktunya. Misal untuk target 1 juz per hari, maka 10 lembar dibagi kedalam berapa bagian waktu quality time tersebut. Misalnya, setelah shalat subuh 3 lembar saja karena harus buru-buru masuk kerja, bagi anda yang berkerja pagi hari. Terus, waktu istirahat siang, setelah shalat zuhur bisa baca 1 lembar saja. Setelah pulang kerja, siap mandi dan sambilan menunggu magrib bisa baca 2 atau 3 lembar lagi. Setelah shalat magrib, bisa sambung lagi sampai selesai. Beres deh.

Ini bukanlah teori, tapi sudah saya praktikkan. Bahkan banyak juga orang lain yang telah melakukannya. Ada yang sambilan jaga kios, mereka ngaji. Sambilan menunggu penumpang naik angkot, supirnya ngaji sebentar barang 1 lembar. Satpam yang sedang bertugas, mereka ngaji sambil jagain kantor di malam hari. Setelah selesai 1 juz, baru mereka main catur sama temanya biar bisa terus bergadang. Nanti, sambung lagi ngajinya.

Namun, bila anda bisa menyelesaikan 1 juz sekali duduk, yaa boleh juga. Sering juga ini saya lakukan. Misalnya, dalam hari ini bakalan sibuk banget. Jadwal padat. Maka, saya selesain dulu 1 juz-nya. Setelah itu baru mulai beraktivitas. Karena bila nanti ngajinya setelah beraktivitas, saya khawatir udah kecapean dan bawaannya tidur terus. Jadi, dengan mengenal waktu yang berkualitas untuk diri sendiri, maka bisa mengatur kapan saja ngajinya.

  1. Gunakan mushaf yang sama.

Bagi anda yang tilawah di luar rumah, baiknya memiliki mushaf sendiri yang bisa dibawa. Jadi lebih portable. Ukuran sedang atau kecil yang bisa muat dalam tas, lebih bagus. Gunakanlah mushaf tersebut terus menerus. Jangan ganti-ganti. Karena di situ, anda bisa memberikan tanda sejauh mana sudah tilawahnya. Anda sudah cocok atau matching dengan mushaf sendiri, maka itu sangat membantu untuk terus bersemangat baca qurannya.

Maka, gunakanlah mushaf quran yang menarik, bagus, portable, enak dipandang dan mudah dibaca dengan mata anda. Gunakanlah itu terus sampai kapapun. Bila anda ganti-ganti, maka mata anda akan melakukan adaptasi baru lagi dalam membaca. Ini akan menganggu kenyamanan dan bisa menghilangkan kenikmatan.

Itulah cara asyik tilawah a-quran setiap hari tanpa bosan. Begitulah cara agar tetap terus semangat ngajinya. Bisa anda lakukan sendiri, bersama keluarga atau bersama teman-teman anda. Anak-anak ODOJer banyak juga yang melakukan seperti di atas. Tapi, saya bukan anggota ODOJ (One Day One Juz) ya?  Hehe😀 saya tidak pernah masuk jadi ODOJer. Pernah waktu itu mau daftar, tapi katanya harus pakai aplikasi WA atau sejenisnya. Saya tanya ke adminya, “bisa nggak pakai SMS aja?”. Karena mereka bilang tidak. Yaaa… tilawah aja sendiri. Sampai sekarang. Walau kadang-kadang ada juga bolosnya karena sakit atau hal-hal lainnya. Hehe😀

Baiklah, bila menurut kalian postingan ini bermanfaat, silahkan dishare ya.😀

5 thoughts on “Cara Asyik Tilawah Al-quran Setiap Hari Tanpa Bosan (Bagi Yang Sibuk)”

  1. Ketahui keberkahannya…bener banget. Untuk saat ini sih belum yang apa ya…tapi insyaallah selalu diupayakan, setelah Duha dan sebelum tidur mengaji agar si kecil juga faham, oh kalau habis sholat itu harus mengaji ya…. Impactnya luar biasa, lebih tenang dan hidup lebih mulus…

    MakasihOm Rahmat sudah berbagi..salam dari Zafa ya Om…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s