Tips Trading: Overtrading dan cara mengatasinya

virus-to-my-computer-skull-meaning-danger-concept-91087531
Over Trading Illustration (source from google)

Pernahkah anda mendapatkan profit dan ketika ingin WD, tapi anda entry lagi dan loss lagi. Akhirnya tidak jadi WD. Hal tersebut berulang lagi dan lagi? Atau pernahkan anda mengalami kondisi dimana anda tidak nyaman menjalani hidup karena belum entry di hari tersebut? Pernahkah anda entry lagi setelah loss dan hasilnya loss lagi? Kemudian di hari tersebut anda deposit lagi dan entry lagi dan loss lagi? Bila jawaban anda ‘pernah’, maka itu tanda-tanda anda mengalami overtrading.

Kenapa penghasilan di forex tidak meningkat? Ada beberapa faktor yang membuat seorang trader tidak bisa meningkatkan balance-nya. Salah satunya adalah overtrading. Ini menjadi hal yang baru disadari oleh trader setelah beberapa kali loss, apalagi lossnya berturut-turut sampai mengalami MC. Namun, hal itu tidaklah telat bila ingin mengubah kebiasaan tersebut dan memulai trading lagi dengan pendekatan yang lebih baik.

Kali ini saya akan membagikan cara bagamana mengatasi overtrading ini. Tentu saya berdasarkan pengalaman saya sendiri. Hehe 😀 Tidak ada hubungannya dengan apapun metode atau strategi trading anda. Karena penyakit ini bisa dialami oleh siapapun, bahkan trader profesional sekalipun. Baiklah, berikut penjelasannya.

Pertama: Sadari dan akui.

Hal pertama kali yang harus dilakukan adalah segera menyadarinya bahwa overtrading sudah terjadi. Ciri-cirinya lihat kembali paragraf pertama tulisan ini. Akui pada diri sendiri dan bertaubatlah. Karena bila tidak, biasanya trader tersebut akan entry dengan lot ‘balas dendam’. It’s dangerous.

Kedua: Jangan entry terlalu banyak pair, terutama bagi day trader.

Untuk day trade, saya menyarankan untuk trading dan fokus pada 1 atau 2 currency pair saja. Jangan lebih dari 2. Misalnya, anda hanya fokus pada EURUSD saja. Anda hanya memonitor mata uang itu saja. Bila set up berdasarkan metode trading anda terlihat adanya potensi entry, maka entrylah. Bila tidak ada, maka tinggalkanlah.

Untuk swing trade, anda bisa menentukan 4 atau 5 currency pair saja. Namun, tetap membatasi hanya boleh ada posisi entry yang open tidak boleh lebih dari 1 atau 2, misalnya. Otomatis, anda harus selektif dalam memilih kondisi entry yang tepat dan berkualitas.

Ketiga: Pilih set up dengan nilai A Plus.

Lihat kembali journal trading anda. Manakah set up entry yang paling menguntungkan dan tentukan trading plan tersebut sebagai set up yang bernilai A plus. Jadi, anda hanya entry pada set up yang berkualitas tinggi saja.

Kalau saya sendiri, sebagai swing trader, untuk set up entry memiliki 2 jenis nilai. Kondisi entry A Plus dan ekstrim. Syarat entry untuk kondisi ektrim adalah sebagai berikut:

  1. Sesuai trend pada time frame besar (D1, W1, atau MN)
  2. Engulfing untuk reversal koreksi dekat dengan trendline time frame besar.
  3. Risk-Reward ratio minimal 1:2.

Sementara entry set up yang bernilai A Plus adalah:

  1. Sesuai trend pada time frame besar (D1, W1, atau MN)
  2. Engulfing (Bullish or bearish) untuk reversal koreksi dekat dengan trendline time frame besar.
  3. Break out trendline koreksi pada time frame kecil H4 atau H1.
  4. Risk-Reward ratio minimal 1:2.

Bila anda memiliki dua jenis nilai set up entry seperti saya, maka bisa memiliki 2 akun. Satu akun untuk trading dengan set up ekstrim dan satu lagi hanya untuk entry dengan set up A Plus saja.

However, setiap trader punya cara sendiri menentukan nilai set up masing-masing berdasarkan metode trading yang sudah diujinya sendiri dan cocok dengan dirinya. Lihat kembali journal trading anda. Baca PENTINGNYA TRADING JOURNAL DALAM MENEMUKAN TRADING SISTEM.

Keempat: Tradinglah dengan satu trading sistem saja.

Over trading sistem, maka cenderung akan over trading. Milikilah dan kuasailah 1 trading sistem saja. Buat journal dan bilapun anda loss, maka jangan mengutuk dan gonta-ganti trading sistem. Karena over knowledge juga akan cenderung over trading.

Salah seorang mentor saya ketika awal-awal mempelajari forex, beliau bahkan tidak pernah mau ikut traning forex lain. Alasanya dikarenakan akan menganggu trading sistem dia yang selama ini sudah profitable.

Kelima: Sabar seperti seorang sniper.

Jangan memaksakan diri untuk entry bila set up A Plus belum terpenuhi semuanya. Bilapun anda ingin entry pada set up ekstrim, maka gunakanlah lot yang paaaaaling kecil saja. Hanya untuk tes market saja. Bila set up A Plus sudah tecapai, baru entry dengan lot yang sudah anda rencanakan berdasarkan money management yang sudah anda tentukan.

Untuk mendapatkan set up A Plus tersebut, butuh waktu dan sabar yang sangat besar. Apalagi bagi swing trader. Pengalaman saya sendiri, sebagai swing trader, terkadang saya harus menunggu 2 bahkan sampai 3 minggu baru dapat set up A Plus. Bila anda day trader, sudah pasti tidak setiap hari dapat set up A Plus juga. Mungkin seminggu hanya sekali saja atau 2 kali saja.

Untuk apa kita memaksakan entry tanpa perencanaa, bahkan walaupun profit terkadang profit hari seblumnya bisa loss kembali dihari lainnya tanpa sempat WD. “The more you trade bukan jaminan the more profit you get, tapi sudah tentu the more money you risk.”

Keenam: Miliki trading time management

Anda bisa baca postingan contoh jadwal trading saya di sini. Dengan memiliki jadwal trading, anda hanya memonitor pair yang anda tradingkan sesuai jadwal tersebut. Bila set up anda memberikan nilai A Plus, baru anda entry. Bila tidak, maka tutup chart dan lihat kembali pada jadwal berikutnya. Diluar jadwal tidak perlu lihat chart.

Apakah anda tahu maskapai penerbangan Indonesia berbintang 5? Yups, Gar*** Indonesia. Salah satu postingan share seorang sahabat saya ketika keberangkatan dari salah satu kota bagian timur Indonesia menuju Jakarta, maskapai ini harus menunda take off karena alasan cuaca. Banyak penumpang yang complain karena maskapai penerbangan lain sudah banyak yang take off. Petugas menjelaskan bahwa untuk maskapai Gar*** Indonesia memiliki ketentuan sendiri untuk terbang. Walau jadwalnya sudah bisa terbang, tapi tidak memenuhi ketentuan terbang, seperti masalah cuaca, dan lainnya, maka ia tetap tidak bisa terbang. Artinya mereka benar-benar menjaga kualitas dan keselamatan terbang.

Begitupula dengan trading, seharusnya. Tradinglah atau monitorlah chart sesuai jadwal yang sudah anda tentukan sendiri. Entry pada waktu tersebut dengan kentuan set up A Plus tersedia. Bila tidak, maka tunggu jadwal berikutnya. Demi keselamatan akun dan kualitas trading. Analoginya adalah Garuda Indonesia. Kapan terakhir kali mereka mengalami kecelakaan? Sudah lama sekali, mungkin. Dengan kualitas terbang yang baik, maka resiko kecelakaanpun bisa diminimalisir. Dengan menjaga kualitas entry, maka loss juga bisa diminimalisirkan.

Ketujuh: Miliki kegiatan lain.

Milikilah kegitan lain diluar jadwal trading. Dengan mengerjakan kegiatan selain trading, seperti hobi, perkerjaan dan interaksi sosial, maka andapun akan terhindar dari overtrading. Of course, ini juga akan terhindar dari menggunakan feeling untuk entry dan jauh dari sikap yang emotional dalam menjalankan bisnis ini.

Apakah ada lagi yang ingin menambahkan? Silahkan dikomen. Namun, hanya dengan tips-tips diatas saja bila diikuti, maka akan sangat terbantu dalam menyelesaikan masalah overtrading.

Have a nice weekend!

Advertisements

One thought on “Tips Trading: Overtrading dan cara mengatasinya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s